BLOG & ARTIKEL

JANGAN PERCAYA 5 MITOS TENTANG STAN INI!

SobatSmartpro, pasti kamu sudah mendengar banyak kisah perihal dahsyatnya menjadi mahasiswa Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Kamu pasti pernah mendengar kalau lulusan STAN tidak akan menjadi pengangguran atau lulusan STAN enteng jodoh. Semua kabar itu tidak sepenuhnya benar ya SobatSmartpro.

Untuk itu, pada artikel kali ini Smartpro Video Blog akan membahas mitos-mitos seputar STAN yang terbukti keliru. Semoga informasi ini dapat membuka lebar matamu mengenai STAN!

 

 

Lulus Ujian Saringan Masuk (USM) Tulis STAN = Lulus Masuk STAN
Banyak orang menyangka kalau lulus USM STAN sudah dapat dipastikan lulus total masuk menjadi mahasiswa STAN. Pemikiran itu membuat banyak orang yang hanya mempersiapkan untuk mengikuti ujian tulis USM-nya saja.

Memang dari latihan soal dan segala macam persiapan ujian tertulis itu akan mengantarkanmu lulus ujian tulis USM STAN. Tapi, itu belum membuatmu menjadi mahasiswa STAN. Karena, masih ada beberapa proses lainnya yang harus kamu ikuti hingga akhirnya kamu resmi menjadi mahasiswa STAN.

Proses setelah lulus ujian tertulis ialah tes kesehatan dan kebugaran. Dalam tes ini, kesehatan tubuhmu akan diuji. Kamu akan melalui berbagai tes kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan mata hingga kesehatan jantung.

Tak berhenti sampai di situ, kamu pun akan menghadapi ujian kebugaran. Biasanya, di sesi ujian ini kamu diwajibkan lari memutari lapangan yang telah disiapkan. Di bagian inilah banyak peserta ujian yang rontok karena tak mempersiapkan fisiknya terlebih dahulu.

Selesai tes kesehatan dan kebugaran, kamu masih harus menghadapi psikotes dan tes wawancara. Pada sesi ini juga tak sedikit lho yang rontok SobatSmartpro. Bisa dikatakan, seluruh
proses seleksi masuk STAN itu sangat ketat. Jadi, jangan senang dulu kalau sudah lulus USM tertulis karena masih menunggu proses lainnya.

 

 

Mau Lulus? Pakai Saja Orang Dalam
Nah, mitos satu ini sering didengungkan oleh orang-orang yang biasanya sudah hopeless masuk ke STAN. Mitos ini sudah beradar sejak zaman baheula hingga saat ini dan sudah dipastikan kabar ini hanya isapan jempol.

Sebab, untuk dapat lulus USM STAN sudah dipastikan haruslah orang-orang berkualitas. Lihat saja proses panjang ujian masuknya, pasti bukan orang sembarangan yang menjadi mahasiswa STAN. Ketatnya proses seleksi masuk itu disebabkan lulusan dari STAN diharapkan menjadi abdi negara berkualitas.

Sebab, biasanya lulusan STAN akan bekerja di instansi pemerintahan, khususnya Kementerian Keuangan. Ada beberapa pos tertemtu di kementerian tersebut membutuhkan ketelitian super, seperti pada bagian bea cukai dan pos pemeriksa keuangan. Bahkan, seringkali Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di bidang itu harus berkeliling Indonesia untuk melakukan pemeriksaan.

Atas dasar hal itulah mengapa mahasiswa STAN haruslah memiliki fisik yang kuat. Apalagi, untuk soal ketelitian, mahasiswa STAN diupayakan tidak memiliki minus lebih dari dua. Sebab, seseorang dengan minus lebih dari dua pastinya tidak akan memiliki fokus penglihatan yang baik.

Apalagi saat ini, bila ada calon mahasiswa STAN tidak melalui ujian maka pastinya akan terdeteksi oleh lembaga pengawas yang sudah sangat ketat, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jadi, mitos lulus dengan orang dalam itu bohong ya SobatSmartpro.

 

Anak STAN Kaku dan Tidak Seru
Mitos ini merupakan salah satu yang sering berdengung di telinga orang awam. Kemunculan mitos ini lantaran lingkup pelajaran mahasiswa STAN yang berkutat dengan angka. Biasanya, seseorang yang hidupnya berkutat dengan angka dipandang sebagai orang kaku dan tak mudah bergaul.

Anggapan kalau anak STAN itu kaku dan tidak seru sudah dapat dipastikan salah besar ya SobatSmartpro. Sebab, di STAN tidak melulu mahasiswanya belajar. Ada beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang pastinya menjadi wadah menyalurkan minat dan bakat mahasiswa STAN.

Mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) hingga organisasi pecinta alam ada di STAN. Sudah pasti, kegiatan mereka sama saja seperti kegiatan mahasiswa di kampus manapun. Melalui kegiatan itulah mahasiswa STAN memiliki jaringan komunikasi yang luas dengan berbagai kampus lainnya.

Jadi, salah kalau menilai mahasiswa STAN kaku dan tidak seru. Mitos ini sudah pasti tidak benar.

 

Mahasiswa STAN Sudah Pasti Lulus dan Langsung Bekerja
Anggapan ini muncul karena melihat lulusan STAN ada di berbagai instansi pemerintahan dan tak satupun terlihat pernah menganggur. Anggapan itu pun menjadi mitos di kalangan orang awam sehingga menganggap mahasiswa STAN otomatis cerdas dan tak mungkin terkena drop out (DO).

Nyatanya, STAN termasuk Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) dengan standar nilai tinggi. Jadi, ketika seorang mahasiswa gagal memenuhi standar itu menyebabkan dia tidak bisa melanjutkan mata kuliah di semester selanjutnya. Selain itu, persaingan di STAN cukup ketat dan kompetitif. Hal itu membuat setiap mahasiswa STAN harus bekerja keras untuk dapat lulus satu atau dua mata kuliah.

Adapun, mereka tidak begitu saja langsung bekerja di Kementerian Keuangan ketika lulus. Sebab, ada beberapa tes yang harus mereka lalui bila ingin bekerja di kementerian tersebut. Bila tesnya lulus, barulah mereka bisa langsung bekerja.

Dapat dikatakan, nasib lulusan STAN juga bergantung kepada kerja kerasnya selama kuliah. Di STAN juga mengenal proses berdarah-darah untuk berhasil, jadi tidak tiba-tiba sukses dan kaya mendadak ya SobatSmartpro.


Enteng Jodoh
Nah, ini mitos yang cukup unik lho SobatSmartpro. Banyak orang awam beranggapan kalau alumni STAN otomatis menjadi menantu idaman. Anggapan itu muncul karena lulusan STAN dianggap memiliki masa depan cerah.

Nyatanya, tidak semanis itu ya SobatSmartpro. Karena, namanya jodoh itu bukan ditentukan oleh profesi apa yang kamu miliki. Ada banyak faktor penentu seseorang memiliki jodoh yang cepat atau lama.

Meski demikian, ada juga orang tua yang memang secara spesifik mencari calon menantu lulusan STAN. Tapi, kebiasaan itu lambat laun sudah memudar dan kini orang tua lebih terbuka dan membebaskan anaknya memilih jodoh. Jadi, sudah pasti mitos ini tidak sepenuhnya benar ya.

Itulah beberapa mitos seputar STAN yang pastinya tidak benar ya Smartpro. Kalau memang kamu ingin berhasil masuk dan menjadi lulusan STAN yang hebat tentunya membutuhkan kerja keras luar biasa. Untuk itu, jangan pernah patah semangat dan kejar terus impianmu ya Smartpro!

 

 

 

Penulis: Muhammad Khairil

SUMBER

Connect with us

Bintaro Sektor 3A, Jl. Pd. Betung Raya No.87A, Pd. Betung, Pd. Aren,

Kota Tangerang Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 15221

  • Office (021) 7374496

  • Mobile +62 838 0789 1577

  • Email smartpro.education@gmail.com

Newsletter

Enter your email and we'll send you more information