BLOG & ARTIKEL

Apakah Persamaan Dasar Akuntansi Itu?

Jika kalian sudah sampai di laman ini, maka pasti kalian ingin mendalami yang namanya persamaan dasar akuntansi. Atau mungkin ada juga di antara kalian yang baru mau belajar akuntansi dan penasaran materi seperti apa sih yang dipelajari?

Image result for AKUNTANSI

Nah, nggak salah banget nih Sahabat STANers kalau kalian memutuskan ingin berfokus pada dunia akuntansi. Soalnya, akuntansi ini sangat dibutuhkan di dunia pekerjaan nantinya, lho. Baik perusahaan kecil maupun besar sama-sama membutuhkan orang yang mengerti bidang akuntansi untuk mengatur pengelolaan keuangannya.

Kali ini Admin mau membahas tentang persamaan dasar akuntansi. Persamaan dasar akuntansi ini nantinya akan sangat berguna saat kalian sudah memasuki dunia kerja. Pasalnya, materi ini digunakan untuk menghitung segala kekayaan, hutang, dan kewajiban perusahaan.


Arti Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan dasar akuntansi adalah hubungan antara harta, hutang, dan modal yang dimiliki oleh perusahaan. Persamaan akuntansi ini merupakan keseimbangan dari dua sisi antara sisi kiri (aktiva) dan sisi kanan (pasiva).

Kegunaan dari persamaan dasar akuntansi adalah untuk mencatat sistem akuntansi di setiap transaksi yang terjadi pada perusahaan. Setiap transaksi harus dicatat pada dua aspek, yakni aktiva dan pasiva.

Pada persamaan dasar akuntansi, sisi kiri dan sisi kanan atau aktiva dan pasiva harus selalu seimbang alias balance. Berikut rumusan persamaan akuntansi:

H = U + M

H = Harta, semua kekayaan yang dimiliki perusahaan

U = Utang, semua kewajiban perusahaan terhadap pihak lain

M = Modal, hak pemilik perusahaan

Atau

H + B = U + M + P

B = Biaya, pengorbanan untuk memperoleh penghasilan

P = Pendapatan, bertambahnya aktiva perusahaan


Unsur-Unsur Persamaan Dasar Akuntansi
Berikut ini adalah unsur-unsur yang terkandung di dalam persamaan dasar akuntansi:

Aset (Aktiva)
Sumber daya yang dikuasai perusahaan akibat peristiwa yang terjadi di masa lampu dan akan bermanfaat bagi ekonomi perusahaan di masa depan.

Hutang (Kewajiban)
Tanggung jawab perusahaan yang terjadi pada saat ini dan merupakan akibat peristiwa masa lalu. Proses penyelesaian hutang akan membutuhkan sumber daya perusahaan.

Ekuitas (Modal)
Sisa dari kepentingan yang ada di dalam aset yang sudah sesuai dengan perusahaan setelah dikurangi kewajiban.

Pendapatan (Revenue)
Aliran dana yang masuk atau peningkatan lain atas aset atau penurunan dari kewajiban perusahaan akibat terjadi aktivitas penyerahan, penjualan, pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama secara terus menerus oleh perusahaan.

Beban (Expenses)
Arus keluar atau penggunaan lain dari aset atau peningkatan kewajiban karena ada penyerahan, pembuatan barang dan jasa, atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama secara terus menerus oleh perusahaan.

Prive (Drawing)
Pengambilan aset dari perusahaan yang dilakukan oleh pemilik perusahaan guna memenuhi kepentingan pribadinya.

Bentuk Persamaan Dasar Akuntansi
Nah, berdasarkan rumus persamaan dasar akuntansi yang sudah Admin jelaskan di atas, berikut ini kita akan bahas lebih dalam mengenai pemahaman rumus-rumus tersebut. Yuk, simak di bawah ini.

Keseimbangan Harta dan Modal
Harta adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan dan menjadi salah satu sumber untuk melakukan pembelanjaan dan kegiatan lainnya guna melancarkan usahanya. Maka, harta harus seimbang dengan modal atau sumber pembelanjaan.

Sumber pembelanjaan adalah sumber yang didapatkan dari pemilik perusahaan. Biasanya sumber pembelanjaan disebut juga dengan nama ekuitas atau modal. Untuk itu, didapatlah persamaan:

HARTA = MODAL

Hutang Ditambah Modal sama dengan Harta
Harta yang dimiliki perusahaan adalah aliran yang nantinya digunakan sebagai sumber pembelanjaan dalam kegiatan perusahaan yang diperoleh lewat dua sumber, yakni Pemilik dan Kreditur.

Sumber pembelanjaan dari pemilik perusahaan disebut dengan ekuitas. Sedangkan sumber pembelanjaan dari pihak kreditur kepada pemilik akan jadi kewajiban yang harus dikembalikan alias hutang. Maka, dari unsur ini didapat persamaan:

HARTA = HUTANG + MODAL

Nah, dalam sebuah perusahaan sudah pasti ada pendapatan dan beban. Pendapatan adalah kenaikan harta yang diperoleh dari hasil penjualan barang atau jasa. Sedangkan beban adalah penurunan harta karena merupakan pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh pendapatan.

Pendapatan sifatnya menambah modal, sedangkan beban mengurangi modal. Sehingga, pendapatan dan beban mempengaruhi keadaan modal dalam persamaan dasar akuntansi. Bentuk persamaannya bisa dirumuskan sebagai berikut:

HARTA = UTANG + MODAL + PENDAPATAN – BEBAN

So, bagaimana Sahabat STANers? Apakah artikel di atas sudah lumayan membuka mata kalian untuk paham lebih jauh tentang persamaan dasar akuntansi? Jika kalian masih mau mencari artikel-artikel tentang akuntansi lainnya, jangan ragu untuk segera kunjungi halaman Admin, ya! Good luck!

 

sumber

Connect with us

Bintaro Sektor 3A, Jl. Pd. Betung Raya No.87A, Pd. Betung, Pd. Aren,

Kota Tangerang Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 15221

  • Office (021) 7374496

  • Mobile +62 838 0789 1577

  • Email smartpro.education@gmail.com

Newsletter

Enter your email and we'll send you more information